Memasak kini bukan hanya kegiatan wanita saja, namun menjadi sebuah profesi yang saat ini banyak dilakukan oleh para pria. Salah satu dari sekian banyak nama chef di dalam negeri, kami tertarik dengan misi Chef Degan yang ingin membawa dan memasak kuliner Indonesia ke luar negeri. And it happened…

 

 

Commitment
Kegemaran dan keputusannya menekuni bidang kuliner didukung sepenuhnya oleh keluarganya. Ia pernah mendapat pesan khusus dari ibunya agar konsekuen dengan keputusan yang ia ambil. Karena setiap keputusan yang telah diambil pantang baginya untuk disesali kemudian hari. Hal ini karena pilihan menjadi chef bukanlah pilihan umum atau mainstream bagi masyarakat pada saat itu.

Enjoyment
Yang saya sukai dari bidang kuliner ini adalah saya bisa memasak sesuatu yang membuat orang lain senang. Setiap orang pasti butuh makan, jika mereka makan sesuatu yang mereka sukai dan puas akan masakan tersebut, itu merupakan sebuah apresiasi bagi seorang chef atau siapapun yang memasaknya.

Simplicity
Memasak sebenarnya adalah hal yang sederhana, asal tahu prinsip-prinsip dasarnya, sama seperti pekerjaan lain. Saya tidak bisa bekerja di belakang meja sehari penuh, sedangkan memasak jauh lebih menyenangkan. Memasak kuncinya adalah kombinasi antara kualitas bahan, teknik memasak yang tepat, taste, tekstur dan presentasi yang baik.

 

 

Achievements
Target yang sudah tercapai adalah membawa dan memasak kuliner Indonesia di restoran bintang tiga Michelin di Schwarzwaldstube, Jerman. Tahun ini merupakan kedua kalinya saya dan tim diundang untuk membuat sekaligus mempromosikan kuliner Indonesia di sana. Ini menjadi tantangan tersendiri untuk dapat menampilkan kuliner Indonesia di venue yang sangat bergengsi dan yang utamanya adalah dapat memenuhi ekspektasi standar restoran fine dining bintang tiga Michelin. Selain itu juga, saya telah memiliki dua restoran, Café Degan di Bali dengan konsep menggali kekayaan kuliner di Indonesia. Sedangkan Letter D di Jakarta lebih mengekspos menu dari berbagai kuliner dan pengaruh budaya sepanjang karir saya dan itu tercermin dalam aneka hidangan Internasional, Asia dan Indonesia.

 

Teks: Amelia Nurtiara

Foto: Dok. Pribadi

About The Author

Related Posts